Terkadang kita mendengar ungkapan jangan dijadikan tuntunan sebagai tontonan dan tontonan sebagai tuntunan. Tentunya tuntunan dalam posisinya sebagai Al haq dan tontonan dalam posisinya sebagai Al bathil. Meskipun dari sisi penulisan memiliki perbedaan yang kecil, yaitu huruf u dan o namun secara makna keduanya sangatlah berseberangan. Tontonan secara bahasa berarti pertunjukan dan tuntunan secara bahasa berarti bimbingan, petunjuk atau pedoman. Walaupun dalam praktek lapangannya terkadang menjadi terbalik, tontonan menjadi tuntunan dan tuntunan menjadi tontonan. Bila ini yang terjadi maka kita bisa membayangkan apa yang akan terjadi?
Tags: Taujihat
Posted in Opini | 1 Comment »